📰 Portal Berita Resmi PINBAS DIY × Sibermu Thursday, 25 June 2026
Kultum 05: Menghindari Gharar (Ketidakpastian)
Kultum 📅 1 Mei 2026 ✍️ Admin Jumarodin 👁 5 tayangan

Kultum 05: Menghindari Gharar (Ketidakpastian)

Kultum: Menghindari Gharar (Ketidakpastian)

Kultum: Menghindari Gharar (Ketidakpastian)

Tema: Pentingnya Transparansi Deskripsi Produk di Media Online

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Dzat yang Maha Mengetahui segala yang tampak maupun yang tersembunyi. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah SAW, sosok yang menekankan kejujuran dalam setiap kata dan perbuatan, termasuk dalam urusan dagang.

1. Memahami Gharar dalam Konteks Digital

Dalam syariat Islam, salah satu larangan utama dalam jual beli adalah Gharar. Secara bahasa, gharar berarti ketidakpastian, tipuan, atau risiko yang membahayakan salah satu pihak karena adanya informasi yang disembunyikan.

Di era media online saat ini, potensi gharar sangatlah besar. Mengapa? Karena pembeli tidak menyentuh, mencium, atau melihat langsung fisik barang. Mereka hanya bergantung pada satu hal: Deskripsi dan Foto.

2. Transparansi sebagai Amanah

Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Dua orang yang berjual beli memiliki hak pilih (untuk melanjutkan atau membatalkan) selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan menjelaskan (keadaan barang), maka diberkahi jual beli mereka. Namun jika keduanya menyembunyikan dan berbohong, maka dihapus keberkahan jual beli mereka." (HR. Bukhari & Muslim)

Dalam bisnis online, "menjelaskan" berarti menuliskan deskripsi yang presisi.

  • Jika barang ada cacat sedikit, sampaikan.

  • Jika warna asli sedikit berbeda karena efek cahaya kamera, informasikan.

  • Jika ukuran memiliki toleransi 1-2 cm, jelaskan.

3. Bahaya Ketidakpastian bagi Keberkahan Usaha

Mengapa kita harus menghindari ketidakjelasan informasi produk?

  • Memutus Keberkahan: Keuntungan besar dari hasil memanipulasi deskripsi tidak akan membawa ketenangan dalam hidup.

  • Memicu Perselisihan: Islam sangat menjaga agar tidak ada manusia yang merasa dirugikan (dharar). Deskripsi yang tidak akurat adalah jalan menuju komplain dan permusuhan.

  • Merusak Reputasi: Dalam dunia digital, kepercayaan (trust) adalah mata uang utama. Sekali kita melakukan gharar, maka rekam jejak digital kita akan tercoreng.

4. Menuju Manajemen Bisnis yang Berkah

Membangun usaha yang berkelanjutan membutuhkan resiliensi dan integritas. Berikut langkah praktis menghindari gharar di media online:

  1. Gunakan Foto Asli: Hindari penggunaan foto katalog yang terlalu jauh berbeda dengan fisik asli.

  2. Detail Spesifikasi: Cantumkan bahan, ukuran, fungsi, dan masa kedaluwarsa secara jelas.

  3. Edukasi Pembeli: Berikan ruang konsultasi agar pembeli benar-benar paham apa yang mereka beli.

Penutup

Menghindari gharar dengan memberikan deskripsi produk yang transparan bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT. Mari kita jadikan media sosial dan platform digital kita sebagai ladang dakwah melalui perniagaan yang jujur dan transparan.

Semoga Allah memberkahi setiap ikhtiar kita dan menjauhkan kita dari harta yang bercampur dengan ketidakhalalan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Chat WhatsApp