📰 Portal Berita Resmi PINBAS DIY × Sibermu Thursday, 25 June 2026
Kultum 23: UMKM yang Bermanfaat: Khairunnas Anfa’uhum Linnas
Kultum 📅 10 Mei 2026 ✍️ Admin Jumarodin 👁 14 tayangan

Kultum 23: UMKM yang Bermanfaat: Khairunnas Anfa’uhum Linnas

UMKM yang Bermanfaat: Khairunnas Anfa’uhum Linnas

UMKM yang Bermanfaat: Khairunnas Anfa’uhum Linnas

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bapak dan Ibu yang dirahmati Allah,

Dalam sebuah hadits yang sangat populer, Rasulullah SAW bersabda: “Khairunnas anfa’uhum linnas”—sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Pesan singkat ini adalah ruh atau nyawa bagi setiap pengusaha, khususnya kita yang bergerak di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sering kali kita mengukur kesuksesan UMKM hanya dari laporan keuangan, aset yang bertambah, atau jangkauan pasar yang meluas. Namun, dalam kacamata iman, ada satu indikator kesuksesan yang jauh lebih tinggi: Seberapa besar manfaat keberadaan usaha kita bagi lingkungan sekitar?

1. Menjadi Jalan Rezeki bagi Orang Lain

UMKM bukan sekadar tempat mencari untung. Ia adalah wadah perjuangan ekonomi. Ketika sebuah usaha tumbuh, ia membuka lapangan kerja bagi tetangga, menyerap produk dari petani lokal, atau memberdayakan ibu-ibu di sekitar rumah. Di situlah nilai anfa’uhum (kemanfaatan) itu muncul. Keuntungan kita mungkin bertambah, namun pahala yang mengalir karena menjadi jalan rezeki bagi orang lain adalah tabungan yang sesungguhnya.

2. Produk sebagai Bentuk Khidmah (Pelayanan)

Setiap produk yang kita hasilkan—baik itu makanan, kerajinan, maupun jasa kesehatan—hendaknya diniatkan untuk menolong orang lain.

  • Menjual makanan yang sehat dan halal berarti membantu umat menjaga fisiknya.

  • Menyediakan jasa terapi atau pengobatan berarti meringankan beban sakit sesama. Jika niatnya adalah melayani (khidmah), maka setiap keringat yang menetes dalam proses produksi akan bernilai sedekah.

3. Membangun Ekonomi Komunitas

Prinsip kemandirian ekonomi masyarakat dapat terwujud jika kita saling mendukung. Dengan mengolah potensi lokal—seperti tanaman obat atau hasil tani—kita sedang menjaga kedaulatan ekonomi umat. Usaha yang bermanfaat tidak akan mematikan usaha tetangganya, melainkan tumbuh bersama dan saling menguatkan dalam ekosistem yang penuh keberkahan.

Penutup

Mari kita luruskan kembali orientasi bisnis kita. Jangan hanya bertanya, "Berapa banyak uang yang saya dapatkan hari ini?", tetapi bertanyalah, "Berapa banyak orang yang terbantu dengan adanya usaha saya hari ini?"

Semoga Allah SWT menjadikan setiap jengkal usaha UMKM kita sebagai ladang amal jariyah, yang tidak hanya menghidupi kita di dunia, tetapi juga membela kita di hadapan Allah di akhirat kelak.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Chat WhatsApp